Gigi berlubang atau karies sering kali dianggap sebagai masalah sepele jika belum menimbulkan rasa sakit. Padahal, gigi berlubang adalah proses kerusakan gigi yang terjadi secara bertahap dan tidak bisa sembuh dengan sendirinya π«.
Di Guyu Dental House, kami sering menemui pasien yang datang saat lubang sudah sangat besar dan menyebabkan nyeri hebat. Padahal, jika dideteksi lebih awal, penanganannya jauh lebih sederhana dan ekonomis. Mari kita pahami bagaimana proses terjadinya lubang pada gigi Anda.
Tahapan Kerusakan Gigi Berlubang π€
Kerusakan gigi tidak terjadi dalam semalam. Berikut adalah tahapan yang perlu Anda waspadai:
- Tahap 1: Bintik Putih (Demineralisasi): Lapisan enamel mulai kehilangan mineral akibat asam dari plak. Ini adalah tanda awal yang sering terlewatkan.
- Tahap 2: Pembusukan Enamel: Permukaan keras gigi mulai pecah dan membentuk lubang kecil (karies).
- Tahap 3: Pembusukan Dentin: Lubang mencapai lapisan dentin yang lebih lunak. Di tahap ini, gigi mulai terasa sensitif atau ngilu saat terkena makanan manis, dingin, atau panas.
- Tahap 4: Kerusakan Pulpa: Bakteri mencapai saraf gigi (pulpa), menyebabkan nyeri berdenyut yang hebat dan risiko infeksi sistemik.
Bahaya Jika Gigi Berlubang Dibiarkan
Menunda ke dokter gigi bukan hanya soal menahan rasa sakit, tapi juga tentang risiko kesehatan yang lebih besar:
- Infeksi Saraf (Pulpitis): Menyebabkan nyeri hebat yang tidak hilang meski sudah minum obat pereda nyeri.
- Abses Gigi: Munculnya kantung nanah di gusi yang bisa menyebarkan bakteri ke aliran darah.
- Gigi Tanggal: Struktur gigi yang sudah hancur total tidak lagi bisa ditambal dan harus dicabut.
- Bau Mulut Kronis: Lubang gigi menjadi tempat berkumpulnya sisa makanan dan bakteri yang membusuk.
Solusi Medis: Cara Mengatasi Gigi Berlubang
Penanganan terbaik sangat bergantung pada tingkat keparahan lubang tersebut:
- Tambal Gigi Estetis: Untuk lubang kecil hingga sedang, kami menggunakan bahan komposit sewarna gigi yang kuat dan tampak alami. Cek estimasi biaya tambal gigi terbaru untuk persiapan Anda.
- Perawatan Saluran Akar (PSA): Jika lubang sudah mencapai saraf, perawatan ini dilakukan untuk menyelamatkan gigi agar tidak perlu dicabut.
- Crown Gigi: Jika mahkota gigi sudah banyak yang hilang, sarung gigi (crown) akan dipasang untuk mengembalikan fungsinya.
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Rutin melakukan scaling gigi setiap 6 bulan sekali dapat membantu mendeteksi lubang sejak dini.
Jangan Tunggu Sampai Gigi Berlubang Bikin Nyut-nyutan! β¨
Rawat gigi Anda sekarang di Guyu Dental House. Kami siap memberikan penanganan medis yang profesional, transparan, dan pastinya nyaman untuk keluarga Anda. π¦·
Kunjungi Klinik Kami di Sleman:
π Lokasi Godean (Jl. Bibis)
π Lokasi Gamping (Jl. Tata Bumi)
Konsultasi Gratis via WhatsApp:

